Judul : The Iron Lady
Durasi : 1 jam 45 menit
Genre : Drama
Pemain :
Meryl Streep, Jim Broadbent, Anthony Head, Richard E Grant
Sutradara : Phyllida Lloyd
“One of the great problems of our age is that we
are governed by people who care more about feelings than they do about thoughts
and ideas. Thoughts and ideas. That interests me. Ask me what I’m thinking.” – Margaret Thatcher
Margaret Thatcher adalah
mantan Perdana Menteri Inggris yang menjabat selama tiga periode, seorang tokoh
politik yang berpengaruh di dunia. The
Iron Lady mengangkat kisah kehidupan wanita yang insipiratif dan ambisius ini. Dalam
film ini Margaret Thatcher diperankan oleh aktris senior yang pernah meraih
Oscar, Meryl Streep.
The Iron Lady atau
“wanita besi” adalah julukan untuk Margaret Thatcher yang terkenal karena sifat
keras kepalanya dalam memegang prinsip. Film ini berawal dengan menampilkan
masa tua Margaret, seorang wanita tua yang independen dan keras kepala. Namun
di balik semua itu Margaet tua merasa kesepian hingga menghadirkan ilusi
mendiang suaminya, Denis Thatcher. Suami Margaret yang diperankan oleh Jim
Broadbent digambarkan sebagai seorang yang penyabar dan nyentrik.
Dengan alur maju mundur,
penonton diajak melihat kilas balik kehidupan dan perjalanan karir Margaret
Thatcher yang menembus batas sosial dari seorang putri pedagang yang
biasa-biasa saja hingga menjadi wanita pertama yang terpilih menjadi Perdana
Menteri Inggris. Di masa mudanya pun Margaret dikenal sebagai seorang wanita
yang cerdas dan ambisius. Ia menempuh pendidikan di Oxford dan setelah lulus ia
bergabung dengan Partai Konservatif, yang kemudian mempertemukannya dengan
Denis Thatcher.
Margaret lalu mencalonkan
diri menjadi anggota Parlemen Inggris dan diskriminasi gender menjadi salah
satu hambatan yang dihadapinya saat itu. Meskipun awalnya kalah tetapi ia tetap
mengejar ambisinya dan berhasil menjadi anggota Parlemen Inggris pada tahun
1959, menjadi Menteri Pendidikan Inggris. Pada tahun 1975 ia menjabat sebagai
ketua Partai Konservatif, hingga akhirnya berhasil memenangkan pemilu dan
menjadi Perdana Menteri Inggris pada tahun 1979.
Di bawah kepemimpinan
Margaret, Inggris mengalami kemajuan di bidang ekonomi, sosial dan politik.
Namun masa kejayaan Maraget sebagai Perdana Menteri Inggris bukan berarti tanpa
kontroversi. Keputusan Margaret yang paling kontrroversial adalah ketika ia
menyatakan perang dan menembakkan rudal ke kapal Argentina pada tahun 1982 yang
membuatnya dicerca oleh lawan politik dan rakyat.
Ketika kebijakan yang
dibuat Maraget dianggap sudah tidak relevan dengan perkembangan zaman dan
membahayakan posisi Partai Konservatif, rekan-rekan separtainya sepakat untuk
menggulingkannya. Pada tahun 1990 Margaret melepaskan jabatannya sebagai
Perdana Menteri Inggris. Selepas dari jabatannya, Margaret lebih banyak
mengasingkan diri hingga ia mengidap penyakit dementia yang sulit membedakan masa lalu dan masa sekarang.
Akting Meryl Streep pada
film ini bisa dibilang nyaris sempurna. Meryl Streep tidak hanya berhasil
menirukan aksen Inggris dan penampilan Margaret dengan sangat baik tetapi juga
sangat menjiwai perannya. Sehingga setiap orang yang menontonnya akan sangat
yakin bahwa Margaret adalah sosok wanita yang cerdas, ambisius, dan keras
kepala.
The Iron Lady tidak
hanya mengisnpirasi untuk melawan diskriminasi gender, tetapi juga menyampaikan
pesan bahwa dengan usaha dan kerja keras maka impian pun akan tercapai.

0 comments:
Post a Comment