Saya berusaha untuk mengingat-ingat detail dari trip 2 tahun lalu ini, tapi apalah daya saya tidak punya catatan perjalanan yang bisa membantu. jadi saya hanya akan menceritakan secara singkat liburan iseng ini.
2010. Tahun pertama kuliah, suasana baru, teman-teman baru. Ni Made Rai Yuliantari namanya, cewek Bali yang langsung meng-iya-kan permintaan iseng saya. Waktu itu-entah lagi kelas apa-saya yang mulai dekat dengan Rai bertanya dengan iseng, "Rai liburan nanti aku main ke Bali, nginepnya dirumahmu yaa !" Ya mungkin lebih tepat dikatakan sebagai pernyataan bukan pertanyaan. Dan Rai dengan semangatnya meng-iya-kan. Saya yang tadinya iseng nanya mulai mikir, "kenapa gak?' Kapan lagi bisa liburan ke Bali dengan tempat tinggal terjamin di rumah penduduk.
Keisengan menjadi serius ketika saya dan Rai benar-benar mencari tiket pesawat ke Bali. Yah walapun tiket balik saya ke Jogja waktu itu sempat hangus (dan tidak di-refund sampai saat ini!) karena kasus Mandala Air yang collapse membuat saya akhirnya harus membeli tiket lain. Tak apalah, yang penting saya bisa liburan !
Januari 2011, libur semester 1. Berangkat dari Jogja sehabis magrib, so excited. Tidak sabar rasanya ingin melihat Pulau Dewata yang sangat tersohor itu. Pesawat kami landing di Bandara Ngurah Rai sekitar jam 10 malam. Dari bandara ke rumah Rai di Tabanan memakan waktu kurang lebih 1 jam. Sampai di rumah Rai sudah tengah malam dan langsung tepar, tidak sempat memperhatikan rumah-rumah Bali yang unik.
Benar saja kalau ada yang bilang Bali itu Pulau Dewata. Pulau ini memang eksotis, eksotis budayanya, alamnya, tradisinya. Bali is a complete package for holiday. Foto saja mungkin tidak cukup untuk menggambarkan luar biasanya Bali.
Tempat pertama yang saya kunjungi di Bali adalah Taman Ayun.
 |
| Taman Ayun |
 |
| Taman Ayun |
Garuda Wisnu Kencana (GWK), the unfinished statues.
 |
| GWK: Unfinished Statue. |
Selain terdapat patung-patung yang terpisah, di GWK juga sering diadakan Pertunjukan Barong. Show yang waktu itu saya tonton adalah Panca Yadnya Movie Show. Walaupun waktu itu saya tidak terlalu mengerti ceritanya, tetapi saya menikmati show ini.
 |
| Watching the Barong Show. |
Saya ingat betul ketka saya dibuat terkagum-kagum dengan pemandangan di Pura Uluwatu. Saya tak henti-hentinya bergumam "bagus banget ya ampun" (Iya seharusnya saya bilang Subhanallah, bukan ya ampun -____- ) . Ombaknya putih, lautnya biru. Rasanya saya menahan napas waktu melihat pemandangan ini.
 |
| A breathtaking scenery |
 |
| Pemandangan di wilayah Pura Uluwatu |
 |
| Pura Uluwatu |
Dan yang tak terlewatkan tentunya Pantai Kuta, icon utama dari Pulau Dewata ini. Sayangnya waktu saya ke Bali, sedang musim penghujan. Hampir setiap hari turun hujan selama saya seminggu di sana. Termasuk saat saya mengunjungi Pantai Kuta. Cuaca waktu itu sedang mendung. Dan Pantai Kuta terlihat biasa-biasa saja.
 |
| Pantai Kuta. 2011. |
Bandingkan sama foto Riza yang ini, beda banget padahal di tempat yang sama. Kesimpulannya cuaca benar-benar berpengaruh.
 |
| Pantai Kuta. 2013. |
Pura di tengah danau dengan cuaca yang dingin. Yap, ini Pura Ulun Danu di Bedugul. Sebenarnya kalau dingat-ingat perjalanan ke Bedugul waktu itu semcam bodoh menggelikan. Dari Tabanan ke Bedugul naik motor, dengan cuaca mendung tapi tidak bawa jas hujan. Sampai rumah basah kuyup dapatnya !
 |
| menodong mas-mas buat ngambilin foto berdua |
 |
| Pura Ulun Danu punya taman yang sangat cantik |
Tanah Lot. Dari rumah Rai ke Tabanan sangat dekat. Waktu itu saya sampe 2 kali ke Tanah Lot, karena pada kunjungan pertama cuacanya mendung, jadinya tidak kesampaian liat sunset. akhirnya di kunjungan kedua cuacanya mendukung dan bisa lihat sunset.
 |
| lagi-lagi menodong mas-mas buat ngambilin foto berdua |
 |
salah satu pura yang eksotis (modelnya juga)
terletak di atas karang menghadap laut |
 |
Sunset di Tanah Lot.
Ini Rai yang jadi modelnya , saya bingung siapa yang jadi turis sebenarnya. |
Dan foto di bawah ini merupakan salah satu foto favorit saya. Di suasana pagi yang dingin sehabis hujan, saya diajak Rai keliling desa. Di Tabanan banyak sekali terasering, sawah-sawahnya masih hijau. Benar-benar pemandangan yang menyegarkan.
 |
| yuk sekolah ! |
Sebenarnya tidak masalah tentang kapan waktu yang tepat untuk berlibur ke Bali. Tetapi menurut saya pribadi, kalau ingin ke Bali sebaiknya di musim panas atau kemarau. Cuma satu sih alasannya, pemandangan di Bali terlihat lebih eksotis di cuaca yang cerah!
Saya menghabiskan waktu seminggu di Bali, dan bagi saya seminggu belum cukup untuk mengeksplorasi Bali. Masih banyak tempat-tempat yang belum saya kunjungi. Saya belum mencicipi udara segar Ubud dan eksotisnya Pantai Nusa Dua. Di kunjungan berikutnya ke Bali, saya pasti akan menyambangi tempat-tempat yang terlewatkan itu, pasti !
1 comments:
nice blog:D. hey i've already follow you, mind to follow me back? thanks cantik:)
Post a Comment